≡ Girl Group Indonesia No Na Bikin Dunia Musik Geger, Kok Bisa? 》 Her Beauty

Girl Group Indonesia No Na Bikin Dunia Musik Geger, Kok Bisa?

Tampaknya sekarang dunia girl group tidak hanya didominasi oleh Korea Selatan saja! Pasalnya, ada cukup banyak girl group terkenal yang bermunculan dari berbagai negara lain, salah satunya No Na asal Indonesia yang kini mulai mencuri perhatian penikmat musik dari berbagai negara.

No Na tampil dengan musik yang segar, visual yang berani, dan identitas Indonesia yang ikonik banget. Bahkan, No Na kabarnya sudah masuk radar media internasional, lho! Lalu, siapa mereka sebenarnya dan apa yang membuat dunia musik geger? Yuk, kita kenalan lebih dekat dengan girl group keren satu ini.

1. Siapa Sebenarnya No Na?

No Na merupakan girl group asal Indonesia yang dibentuk dan bernaung di bawah 88rising, label musik asal Amerika Serikat yang sudah lebih dulu dikenal lewat Rich Brian dan NIKI. Nama grup ini ditulis dengan huruf kecil semua dan berasal dari kata “nona” dalam bahasa Indonesia yang berarti perempuan muda. Pilihan nama itu jelas mencerminkan akar budaya Indonesia!

No Na beranggotakan Christy Gardena, Esther Geraldine, Baila Fauri, dan Shazfa Adesya. Mereka disebut sebagai girl group global pertama dari Indonesia, yaitu grup yang sejak awal dirancang untuk menyasar pendengar lintas negara.

2. Perjalanan dari Jakarta sampai Los Angeles

Kisah No Na bermula ketika pendiri 88rising, Sean Miyashiro, melihat video tari dan cover lagu Christy, Baila, dan Shazfa di internet. Ketiganya akhirnya bertemu untuk pertama kalinya di Head in the Clouds Festival di Jakarta pada 2022. Enam bulan kemudian, atas rekomendasi Shazfa, Esther ikut bergabung.

Christy, Baila, Shazfa, dan Esther mulai berlatih di Jakarta, lalu pindah ke Los Angeles pada 2024 untuk menjalani pelatihan yang lebih intensif. Jadi, penampilan kompak yang Anda lihat sekarang bukan hasil latihan dalam semalam!

3. Debut lewat Lagu “Shoot” yang Bikin Heboh

Pada 29 April 2025, 88rising mengumumkan debut girl group baru dari Indonesia. Para anggotanya diperkenalkan satu per satu dan No Na resmi memulai debutnya pada 2 Mei 2025 lewat singel “Shoot”. Lagu bernuansa pop R&B itu langsung meraup jutaan penayangan dan menjadi pintu gerbang popularitas mereka.

Video klipnya pun tidak kalah menarik perhatian karena menampilkan sawah terasering dan pemandangan khas Indonesia. Setelah itu, mereka kembali merilis “Superstitious”, “Falling in Love”, lalu EP perdana berjudul Orchids (Lullabies) pada Juli 2025. Menariknya, EP tersebut berisi empat lagu solo dari masing-masing anggota!

4. Kenalan dengan Empat Anggotanya

Setiap anggota punya latar belakang yang berbeda. Christy sejak kecil menekuni balet dan tari Latin, bahkan pernah meraih juara harapan II dalam kompetisi tari tingkat Asia pada 2019. Esther sudah merilis rekaman pertamanya pada usia 16 tahun dan pernah mengikuti Indonesian Idol musim kesepuluh.

Baila lebih dulu dikenal saat berusia 13 tahun lewat Indonesian Idol Junior dan makin populer berkat cover lagu di YouTube. Sementara itu, Shazfa awalnya tampil bersama kelompok tari K-pop di Australia ketika berkuliah di University of New South Wales. Para anggota berasal dari Jakarta, Lombok, dan Bali, sehingga warna budayanya pun beragam!

5. Nuansa Indonesia yang Kental dalam Setiap Karya

Salah satu daya tarik terbesar No Na adalah keberanian mereka membawa budaya Indonesia ke panggung dunia. Mulai dari busana, aksesori, sampai koreografi, unsur lokal selalu hadir. Untuk urusan musik, mereka menyebut Victoria Monét, Janet Jackson, Diana Ross, hingga grup Inggris FLO sebagai inspirasi, sedangkan Destiny’s Child dianggap panutan utama.

Lagu “Rollerblade” menjadi bukti paling jelas. Meski judulnya berbahasa Inggris, liriknya justru lebih banyak berbahasa Indonesia dengan sentuhan gamelan dan dangdut. Visualnya menonjolkan keindahan alam Indonesia, terutama Bali dan Lombok. Di tengah tren girl group yang gemar menampilkan gemerlap kota besar, langkah ini terasa beda sekali. Lagu tersebut bahkan sempat mencapai posisi ke-12 di tangga lagu Malaysia.

6. Deretan Prestasi dan Pengakuan Dunia

Perjalanan mereka tidak berhenti di streaming saja. Pada 2026, No Na masuk daftar NME 100 untuk artis pendatang baru yang wajib diperhatikan, serta daftar Fast Forward 2026 milik Shazam. Mereka juga tercatat dalam Forbes 30 Under 30 Asia dan Gen.T Leaders of Tomorrow versi Tatler Asia.

Untuk urusan penghargaan, video klip “Work” masuk nominasi Berlin Music Video Awards dalam kategori Best Editor dan juga tercatat di UK Music Video Awards untuk kategori koreografi. Di dalam negeri, “Rollerblade” masuk nominasi Anugerah Musik Indonesia dalam kategori Best New Artist dan Best Vocal Group Production.

7. Album “Island Girl” Jadi Bukti Nyata

Setelah beberapa tahun membangun rekam jejak, No Na akhirnya merilis album penuh perdana berjudul Island Girl pada 18 September 2026. Album ini didahului oleh singel-singel “Work”, “Rollerblade”, dan “Honk!”. Para anggota menyebut “seafood diet”, “party in the +62”, “smooth”, dan “nick of time” sebagai lagu favorit mereka.

Di luar musik, nama mereka juga makin dilirik dunia usaha. Mereka pernah menjadi wajah kampanye Samsung Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 di Indonesia, membawakan lagu tema “Sizzle” untuk turnamen Mobile Legends M7, hingga tampil dalam kampanye Nescafé dan Bank Central Asia. Kolaborasi bersama Rich Brian untuk perayaan sepuluh tahun 88rising dan A Bathing Ape juga memperkuat posisi mereka.

Jadi, apakah No Na akan menjadi wajah baru musik Asia Tenggara di panggung dunia? Kami sih yakin langkah mereka baru dimulai! Menurut Anda, lagu No Na mana yang paling layak jadi lagu andalan?