Siapa yang tidak kenal Tasya Farasya? Selebgram dan beauty vlogger satu ini memang selalu berhasil mencuri perhatian publik, baik dari segi konten maupun penampilannya. Nah, baru-baru ini Tasya kembali membuat netizen heboh karena berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kilogram dalam waktu hanya 2,5 bulan! Penasaran dengan cerita lengkapnya? Langsung simak sampai habis, ya!
1. Siapa Tasya Farasya?
Tasya Farasya, atau yang bernama lengkap Lulu Farassiya, merupakan selebgram dan beauty vlogger kelahiran 25 Mei 1992. Perempuan keturunan Arab ini sudah lama dikenal sebagai salah satu influencer kecantikan paling berpengaruh di Indonesia. Konten-kontennya yang jujur dan informatif soal makeup, skincare, hingga gaya hidup selalu berhasil menarik jutaan penonton.
Namun, di balik citra glamornya, Tasya punya perjalanan panjang soal berat badan. Sejak kecil, tubuhnya memang cenderung lebih berisi dibandingkan saudara-saudaranya. Bahkan saat masih duduk di bangku SMP, berat badannya pernah menyentuh angka 80 kilogram. Perjalanan panjang itulah yang akhirnya membentuk Tasya menjadi sosok yang sangat memahami pentingnya pendekatan diet yang sehat.
2. Perjalanan Diet Tasya
Sebelum membahas transformasi terbaru, yuk kita bahas perjalanan diet Tasya dari awal. Saat SMP, Tasya pernah menjalani diet ekstrem yang sangat tidak sehat. Kala itu, asupan kalorinya hanya sekitar 250 kalori per hari, padahal kebutuhan normal perempuan dewasa adalah sekitar 1.400 kalori. Hasilnya memang dramatis, berat badannya turun 40 kilogram dalam tiga bulan saja. Namun, dampak buruknya pun tidak main-main.
Kesehatannya terganggu serius. Siklus menstruasinya kacau, tubuhnya terasa lemas, dan setelah berkonsultasi dengan dokter gizi, Tasya didiagnosis mengalami anoreksia dan bulimia. Pengalaman pahit itu menjadi titik balik yang membuat Tasya kapok dan akhirnya beralih ke pendekatan diet yang jauh lebih sehat, seimbang, dan berbasis ilmu pengetahuan.

3. Pemicu Transformasi
Kini, pada tahun 2026, Tasya kembali membuktikan diri dengan transformasi tubuh yang mengejutkan netizen. Dalam unggahan Instagram, Tasya mengungkapkan bahwa penurunan 13 kilogram ini adalah buah dari kerja keras selama 2,5 bulan penuh. Kali ini, pendekatannya jauh berbeda dari masa SMP dulu: lebih terstruktur, lebih aman, dan tentunya lebih berkelanjutan.
Yang membuat netizen kagum bukan hanya angka penurunan berat badannya, tetapi juga penampilan Tasya yang terlihat lebih sehat dan bersinar. Baju-baju lama yang sebelumnya sudah mulai sesak kini terlihat longgar di tubuhnya. Transformasinya pun memicu banyak komentar positif dari netizen.

4. Kombinasi Olahraga
Salah satu kunci keberhasilan Tasya kali ini adalah konsistensi dalam berolahraga. Tasya mengandalkan kombinasi dua jenis olahraga, yaitu padel dan gym. Padel, olahraga raket yang sedang sangat populer belakangan ini, menjadi salah satu aktivitas fisik yang tidak hanya membakar kalori, tetapi juga menyenangkan untuk dijalani secara rutin.
Dikombinasikan dengan sesi gym yang teratur, tubuh Tasya mendapat stimulus yang cukup untuk membakar lemak sekaligus mempertahankan massa otot. Pendekatan ini memang sejalan dengan prinsip diet sehat yang selama ini Tasya yakini, yaitu bahwa latihan beban lebih efektif dalam membantu pembakaran lemak dibandingkan kardio biasa karena metabolisme tubuh tetap tinggi bahkan beberapa jam setelah sesi olahraga selesai.
5. Pola Makan dan Tidur yang Terjaga
Selain olahraga, Tasya juga ketat menjaga pola makannya. Perempuan dua anak ini tidak sembarangan dalam memilih asupan dan memastikan setiap makanan yang masuk benar-benar bergizi. Tidak hanya soal makanan, Tasya pun menekankan pentingnya tidur yang cukup sebagai bagian dari program penurunan berat badannya.
Hal ini bukan tanpa dasar, lho! Kurang tidur terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar berlebihan, sekaligus menurunkan hormon leptin yang seharusnya memberi sinyal kenyang. Dengan mengatur waktu tidur secara disiplin, tubuh Tasya bisa bekerja lebih optimal dalam proses pembakaran lemak dan pemulihan setelah olahraga.

6. Konsultasi Dokter Gizi
Yang membedakan program diet Tasya kali ini dari sebelumnya adalah keterlibatan tenaga medis profesional. Tasya secara rutin berkonsultasi dengan dokter gizi untuk memastikan program yang dijalaninya aman dan efektif sesuai dengan kondisi tubuhnya.
Keputusan untuk melibatkan dokter dan klinik profesional ini tentu sangat bijak, mengingat pengalaman masa lalunya yang pernah berujung pada diagnosis gangguan makan. Dengan pendampingan ahli, setiap langkah yang diambil Tasya sudah terukur dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuhnya secara spesifik.
7. Reaksi Netizen
Transformasi Tasya Farasya disambut antusias oleh netizen! Banyak yang mengaku tidak menyangka perubahan yang terjadi bisa begitu signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Kolom komentar pun penuh dengan pujian dan pertanyaan soal program yang Tasya jalani.
Sebagian netizen bahkan mengungkapkan bahwa melihat transformasi Tasya membuat mereka termotivasi untuk memulai perjalanan gaya hidup sehat mereka sendiri. Tidak sedikit juga yang meminta Tasya untuk membagikan detail lebih lanjut soal rutinitas hariannya, mulai dari jadwal olahraga hingga contoh menu makan sehari-hari.
Perjalanan Tasya juga membuktikan bahwa tidak ada jalan pintas yang benar-benar aman dalam urusan menurunkan berat badan. Kombinasi olahraga teratur, pola makan seimbang, tidur cukup, dan bimbingan profesional adalah formula yang terbukti berhasil.

Tentu saja, setiap tubuh berbeda dan apa yang berhasil untuk Tasya belum tentu cocok untuk semua orang. Karena itu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai program diet apa pun sangat disarankan, ya!