≡ Magdalenaf Dihujat Netizen, Minta Maaf dan Beri Klarifikasi! 》 Her Beauty

Magdalenaf Dihujat Netizen, Minta Maaf dan Beri Klarifikasi!

Advertisements

Magdalena Fridawati atau akrab dipanggil Magdalenaf merupakan food vlogger sekaligus pengusaha kelahiran 29 April 1994. Setelah lulus dari jurusan kriminologi, dia sempat berkarier di sebuah perusahaan. Namun dia melihat dunia food vlog cukup menjanjikan sehingga dia mulai fokus dalam bidang tersebut sejak 2017. Saat ini, Magdalenaf termasuk food vlogger ternama asal Indonesia dengan jumlah subscriber mencapai lebih dari 4,23 juta. 

Setelah lebih dari 5 tahun berkarier sebagai food vlogger tanpa kontroversiternyata baru-baru ini Magdalenaf tersandung skandal yang membuatnya dihujat netizen. Alhasil dia berusaha meminta maaf dan memberi klarifikasi. Memangnya apa yang dilakukannya sehingga membuat netizen geram? Bagaimana reaksi netizen setelah dia meminta maaf? Tanpa basa-basi, langsung simak fakta selengkapnya di bawah ini.

1. Kronologi Terjadinya Skandal 

Bermula dari sebuah video podcast YouTuber Samuel Christ, Magdalenaf menceritakan tentang kejadian saat dia ditolak oleh salah satu rumah makan sekitar tahun lalu. Saat itu, dia berkata ingin mempromosikan rumah makan tersebut sambil menunjukkan jumlah follower miliknya. Namun pemilik rumah makan itu tetap bersikeras menolak dan berkata kalau Magdalenaf harus membayar makanan karena bisnis adalah bisnis.

“Aku pernah ya ini fun fact, baru tahun lalu, aku datang ke tempat makan, aku udah nunjukin follower aku berapa, bisa bantu sejauh apa. (Dijawab) iya tapi ini kan bisnis, saya dikasih apa? Dalam hati ‘Pak ini nilainya tidak ternilai loh. Kalau misal lo disuruh bayar ke gue, bisa bayar berapa,’” ungkap Magdalenaf kepada Samuel Christ. 

“Itu sering banget, aku tuh masih sering dipandang sebelah mata banget. Apalagi teman-teman aku yang lebih kecil lagi secara media, aku sering banget dapat cerita kayak ditolak gitu,” lanjut Magdalenaf. Dia juga mengeluh soal rasa makanan yang terkadang tidak sesuai ekspektasinya.

2. Netizen Meradang

Bukannya menuai simpati, namun curhatan Magdalenaf malah membuat netizen meradang. Banyak sekali netizen yang berkomentar pedas di media sosial @mgdalenaf. Seperti netizen A yang berkomentar di konten media sosialnya tanggal 29 Maret lalu, “‘Tidak ternilai loh pak, bapak bisa bayar berapa’ is such an arrogant statement anyone ever say to umkm people and someone who owns a restaurant??? like if there’s no them you wouldn’t even be here reviewing all the food oh my god.”

Banyak juga yang mempertanyakan objektivitas Magdalenaf dalam me-review makanan. Pasalnya setelah tahu kalau dia suka meminta makanan gratis, netizen menilai yang memberi makanan gratis pasti akan dinilai baik olehnya. Contohnya seperti netizen A yang menuliskan, “Approved approved wkwkwk elu review makanan aja kaga objektif, kaga bisa ngerasain detail makanan so so approved.” Dan netizen B yang menuliskan, “Apruf baimi apruf baimi gigi lu peyang.. namanya gratisan ya lu apruf lah pasti!!”

3. Disorot Para Artis

Tidak hanya netizen saja yang berkomentar, tetapi para artis pun turut merespons. Contohnya seperti Nikita Mirzani yang turut menyindir Magdalenaf. Dia pun membandingkan perlakuannya kepada UMKM ketimbang Magdalenaf. 

“Lu mau liat ga Instagram gue followersnya berapa? Gue gak perlu ngasih tau followers gue berapa, satu Indonesia udah tau gue. Walaupun aku artis besar tapi aku gak butuh dijamu,” ungkap Nikita Mirzani. Dia menambahkan, “Influencer itu, yang food vlogger. gara-gara minta dijamu sama minta makan gratis. Gue seumur-umur ngereview makanan UMKM kek restoran besar gue gak pernah mau dijamu gue gak pernah mau dikasih gratis, selalu gue bayar.”

Selain Nikita Mirzani, ternyata Bintang Emon pun memberi tanggapannya terhadap skandal Magdalenaf. Dia menuliskan pesan menohok di Twitter, “Walaupun mungkin konteksnya bukan minta gratisan ya, tapi nunjukin followers saya segini udah cukup funny lho.” 

Loading...

4. Tanggapan Pebisnis Kuliner 

Tidak hanya kalangan publik dan selebriti saja yang berkomentar, tetapi pebisnis kuliner juga turut berkomentar. Salah satunya adalah Masbukhin Pradhana, pemilik Bakso Sapi’i sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (Apkulindo) periode 2022 – 2025. Dia mengatakan, “Kalau dari sisi pedagang sebenarnya wajar-wajar saja.”

“Kalau saya sebagai pedagang itu mengerti benefit dari food vlogger. Misal datang minta apa, minta dibuatkan demo menurut saya sah-sah saja. Kalau si pemilik itu tahu, kita sebenarnya berterima kasih. Owner-nya tahu benefitnya food vlogger, benefitnya promosi,” lanjut Masbukhin. Selain itu, investor Kober Mie Setan Dalung, Oka Setia mengatakan, “Kalau food vlogger yang minta perlakuan khususnya masih wajar, kita bisa sanggupi, kan itu membantu karena kita butuh jasa dia.”

“Tapi kalau sudah kelewatan itu tidak, misalnya minta pengawalan berlebihan enggak sih. Kalau wajar-wajar saja saya setuju,” pungkas Oka Setia. Dia juga melanjutkan kalau perlakuan wajar contohnya seperti saat pihak food vlogger datang sekadar mengulas makanan atau memang sudah pengajuan endorsement.

5. Magdalenaf Meminta Maaf dan Klarifikasi

Setelah para netizen ramai-ramai menghujat Magdalenaf, akhirnya dia meminta maaf dan memberi pernyataan klarifikasi. Dia mengatakan, “Halo semuanya, dengan rendah hati di sini aku mau minta maaf atas pernyataanku dalam video podcast bersama Samuel Christ yang akhirnya memberikan kesan negatif dan salah penafsiran banyak pihak di media sosial beberapa hari terakhir ini.”

Selain itu, Magdalenaf juga mengatakan kalau menunjukkan jumlah follower merupakan SOP yang dilakukan dalam meminta izin syuting kepada pelaku bisnis kuliner yang hendak di-review. Dia mengatakan, “Tim akan memperlihatkan portofolio media Mgdalenaf, salah satu instrumennya adalah jumlah followers, supaya pelaku usaha tersebut mengerti bagaimana manfaat digitalisasi dari media Mgdalenaf.”

“Semoga melalui penjelasan ini, tidak terjadi lagi kesalahpahaman, dan tentunya sekali lagi, aku meminta maaf, dan pastinya berterima kasih pada kalian semua yang telah memberikan kritik dan saran yang pastinya menjadi evaluasi untuk aku dan tim. Apapun yang terjadi, aku tetap akan semangat untuk membantu mendigitalisasi UMKM kuliner di Indonesia,” tutup Magdalenaf dalam unggahan berjudul “Klarifikasi”.

6. Masih Tetap Dihujat Netizen

Meskipun telah meminta maaf dan memberi klarifikasi, tetapi masih banyak netizen yang berkomentar pedas. Mereka merasa kalau ada terlewat tidak diklarifikasi seperti perkataan, “Ini tidak ternilai harganya”. Banyak juga netizen yang merasa kalau Magdalenaf terlalu memaksakan pelaku bisnis kuliner untuk di-review.

“Kalau pemilik bisnis enggak mau dan enggak peduli kenapa harus sampai kak Magda bilang begitu?” Itu jatuhnya jadi merendahkan. Lain halnya sama UMKM yang bersedia, akhirnya tindakan tim Magdalenaf jadi bentuk ‘bantuan’ karena diterima dengan baik,” celetuk salah satu netizen. 

Selain itu, netizen lain menulis, “Nggak ada hubungannya juga dengan pernyataannya yang kemarin di podcast-nya si Chris. Ini mah kan dia jelaskan kalo orang yang butuh sama dia, begitu lah prosedur dia jelaskan, di sini pihak resto enggak undang dia, lho. Beda dengan konteks.”

Advertisements