6 Tanda Jika Pria Yang Kamu Sukai Terlalu Sempurna Untuk Dipercaya



Jadi kamu baru bertemu pasangan yang baru dan yang bisa kamu rasakan hanyalah perasaan cinta setiap berada didekatnya. Kemudian interaksimu dengan dia terasa seperti sebagian kisah dari cerita dongeng. Namun, ada sesuatu di balik pikiranmu yang mengatakan kalau pasangan pria baru kamu yang sempurna, mungkin terlalu sempurna. Tapi mungkinkah ada sesuatu yang terlalu sempurna? Sebelum kamu benar-benar terhanyut dalam drama percintaan baru itu, inilah beberapa tanda jika pria yang kamu sukai terlalu sempurna untuk dipercaya. 

Dia sangat manis sekali. 

Setiap orang menyenangi sebuah pujian. Tapi jika pasangan kamu sangat menonjol dengan cara bicara yang terlalu halus dan membujuk, mungkin dia tidak sepenuhnya bertujuan memuji. Dia mungkin mencoba memenangkan hati kamu dengan alasan yang tidak baik. 

Hal-hal dalam relasi berkembang terlalu cepat. 

Jika ia kelihatannya siap untuk berkomitmen bahkan sebelum kamu mampu mengingat namanya, ini adalah pertanda bahwa terdapat masalah tersembunyi dibawah permukaan. Mungkin dia hanya memulai terlalu cepat dan tidak mengerti jika kamu belum siap untuk sebuah komitmen besar – atau mungkin dia punya sisi dominan yang kurang kamu sadari. 

Dia tidak punya kekurangan apapun, sejauh yang kamu tahu.

Setiap orang yang sangat sempurna, sampai mereka tidak pernah mengatakan sesuatu atau melakukan sesuatu yang salah, bisa jadi terlalu sempurna untuk dipercaya. Kita semua punya kekurangan dan kelemahan – itu adalah kenyataan hidup dan sangatlah manusiawi. Jadi, jika ia terlihat tidak punya kekurangan apapun, bisa jadi ia menyembunyikannya, yang bukanlah pertanda bagus. Kamu bahkan tidak akan pernah mengetahui pribadi sebenarnya dibalik tampilan luar yang ditata dengan sempurna. 

Dia tak pernah lepas dari ponselnya sepanjang waktu. 

Seorang pria yang tak akan meninggalkan ponselnya tanpa pengawasan pasti menyembunyikan sesuatu. Jika ia terlihat sangat aneh dengan ponselnya – seperti selalu membawanya bahkan ketika ia meninggalkan ruangan sebentar – pria ini mungkin “bermain api” dan tidak ingin kamu tahu jika gadis lain menelpon atau mengirim pesan padanya. 

Dia sangat arogan.

Tak ada yang salah dengan pria yang percaya diri. Sebenarnya adalah sangat atraktif jika seseorang punya keyakinan atas diri mereka dan apa yang mereka tampilkan. Tapi jika kepercayaan dirinya melewati batas menjadi arogansi, bahkan sebelum kamu benar-benar sangat serius dalam relasi ini, mungkin kamu akan menemui kenyataan pahit sebentar lagi. Dia kemungkinan akan lebih arogan dan egosentris dengan semakin nyamannya dia di dekat kamu, yang bisa jadi menyisakan sedikit ruang untuk mempertimbangkan perasaan dan kebutuhan kamu  

Dia tidak pernah memanggil nama kamu. 

Pangilan sayang (dari nama pasangan) itu menyenangkan saat kamu telah mengenali pasangan kamu. Tapi penggunaan nama panggilan hanyalah untuk pasangan yang benar-benar saling mengenal, merupakan bagian dari proses panjang dalam mengenal pasangan. Demikian juga dalam menemukan panggilan khusus yang cocok dengan kepribadiannya. Jika pasangan kamu terlalu cepat mulai memanggilmu dengan nama panggilan generik, dan melakukannya terus menerus, mungkin ini pertanda ia terlalu bagus untuk dipercaya. Bisa jadi ia terus memanggil dengan nama panggilan generik, untuk menghindari tertukarnya nama kamu dengan nama perempuan lain yang dikencaninya.