Kebenaran Tentang Mata Berwarna Abu-abu



Mata adalah jendela dari jiwa kita – Saya yakin anda telah mendengar hal ini sebelumnya. Tapi kelihatannya mereka mengatakan lebih banyak dari sekedar itu. Warna mata dapat bercerita banyak tentang seseorang pada anda, termasuk apa yang diwarisinya, resiko-resiko kesehatan, beberapa sifat karakternya yang mungkin dominan dan lebih banyak lagi. Ketika anda berbicara pada seseorang, apakah anda melihat mata mereka? Dan jika ya, apakah warna mata mereka mengingatkan anda akan sesuatu? Apakah warna mata mereka berarti untuk anda? Apakah anda akan membuat asumsi-asumsi tertentu tentang seseorang berdasarkan warna mata mereka? Bagaimana jika itu termasuk warna mata yang langka dan tak biasa? Tahukah anda jika mata abu-abu ternyata sangat jarang dan tak biasa? Hari ini kita akan memberitahukan pada anda kebenaran tentang mata berwarna abu-abu.

Mata Berwarna Abu-abu Sangatlah Langka

Ada kemungkinan besar anda tidak mengenal banyak orang dengan mata abu-abu. Hanya 1% dari populasi yang terlahir dengan mata abu-abu dan dan pada dasarnya anda harus berdarah Eropa untuk dapat memiliki mata berwarna abu-abu. Dan bahkan di Eropa sendiri, kemungkinan hanya mereka yang berasal dari Eropa Utara dan Timur yang memiliki mata abu-abu.

Mata Abu-abu Sering Dikira Berwarna Biru

Banyak orang yang susah membedakan biru dengan abu-abu dengan hanya melihat sekilas sekilas, yang membuat mata abu-abu sering dikira berwarna biru. Tapi mereka sebenarnya berbeda. Sementara “biru” memang termasuk dalam kategori warna tersebut tapi berbeda dalam gradasinya (shades), mata abu-abu seringkali memiliki bintik-bintik emas dan coklat di dalamnya dan mereka mungkin sering terlihat berubah warna seperti “cincin mood”, tergantung pada pencahayaan dan apa yang dikenakan orang tersebut.

Mata Abu-abu Sering Membingungkan Ilmuwan

Kita mengetahui secara umum jika warna mata tergantung pada tingkat melanin dalam mata. Secara mendasar, semakin banyak melanin yang anda miliki semakin gelap juga pigmentasi pada mata anda. Sehingga mata coklat memiliki banyak pigmentasi dan warna yang lebih terang seperti merah kecoklatan, hijau dan biru memiliki jumlah pigmen yang bervariasi tapi lebih sedikit dibanding coklat, sehingga saat cahaya mencapai mata ia akan berbelok dalam suatu cara dan menghasilkan gradasi-gradasi warna tersebut. Ketika membicarakan mata berwarna abu-abu, diperkirakan bahwa mata berwarna abu-abu terang nyaris tidak memilki pigmen apapun di dalamnya dan mata berwarna abu-abu gelap memiliki lebih banyak pigmen di lapisan depan iris, yang menghasilkan tampilan mata berwarna abu-abu awan (cloudy grey). Juga dikatakan bahwa banyak bayi yang lahir dengan mata abu-abu dan kemudian proses pigmentasi meningkat dari waktu ke waktu dan mereka akhirnya mendapatkan warna mata sejatinya.

Mata Abu-abu Membutuhkan Lebih Banyak Perliindungan

Seperti kita bicarakan sebelumnya, warna mata bergantung pada tingkat melanin pada mata anda dan semakin banyak melanin yang anda miliki akan semakin banyak perlindungan atas matahari yang anda dapatkan. Itulah bagaimana ia bekerja pada kulit dan hal yang sama terjadi pada mata kita. Memiliki mata berwarna abu-abu akan mirip seperti memiliki kulit yang sangat pucat, anda harus memberikan lebih banyak perlindungan atas sinar matahari. Maka orang dengan mata abu-abu disarankan untuk menggunakan kacamata surya dengan perlindungan UV yang lebih tinggi. Pemilik mata berwarna abu-abu juga lebih sering terkena kanker, terutama kanker kulit melanoma pada bagian uvea.

Mata Abu-abu Lebih Sensitif

Karena tingkat pigmentasi yang rendah, mata abu-abu cenderung untuk lebih sensitif pada cahaya. Jadi orang-orang dengan mata abu-abu akan lebih sering mengerling atau sangat kesulitan pada kondisi-kondisi dengan cahaya yang menyilaukan. Dan itu akan jauh melewati batas ketidaknyamanan, dimana mereka dengan mata berwarna coklat hanya akan merasa “agak tidak nyaman” dalam hal pencahayaan, orang-orang dengan mata abu-abu dapat merasa sangat kesakitan.

Mitos dan Tahayul Tentang Mata Berwarna Abu-abu

Terdapat banyak tahayul dan mitos tentang mata berwarna abu-abu selama bertahun-tahun. Beberapa cerita folklor lama melukiskan bahwa pemilik mata abu-abu lebih setia dibanding yang lainnya, sedangkan wanita dengan mata abu-abu digambarkan sebagai serakah. Orang dengan mata abu-abu juga dikatakan tidak memiliki pengetahuan dan biasanya kurang cerdas. Sementara pada zaman Yunani kuno, mata berwarna abu-abu sempat diasosiasikan dengan kebijaksanaan. Bahkan ada beberapa penelitian yang dilakukan sampai 1990an, yang menunjukkan bahwa orang dengan mata abu-abu berpikir lebih lambat tapi lebih strategis.