6 Alat Anti Covid-19 yang Wajib Dibawa Saat Liburan



Masa pandemi ini memaksa orang-orang untuk tetap menjaga diri dan berada di rumah saja. Namun terkadang rasa jenuh menghampiri dan membuat kita stres jika selalu di rumah, apalagi untuk orang-orang yang punya kebiasaan berlibur setiap beberapa bulan sekali.

Kami yakin, saat pandemi ini berakhir, anda telah menyiapkan sebuah rencana liburan untuk menghilangkan tekanan dan kebosanan selama karantina. Sebagai bagian dari persiapan liburan, tentu Anda harus membawa alat-alat pelindung untuk mengurangi kemungkinan penularan Covid, sebagaimana sering disosialiasikan oleh pemerintah.

Untuk membantu Anda dalam persiapan itu, kali ini kami akan berbagi informasi tentang 6 alat perlindungan diri dari Covid-19 yang wajib dibawa saat liburan. Alat apa saja yang harus ada? Langsung saja kita menuju daftar pertama.

1. Masker

Alat pertama dan paling penting untuk digunakan adalah masker. Secara umum, ada 2 jenis masker, masker medis dan non medis. Jika Anda berlibur ke luar kota, maka kami sangat menyarankan penggunaan masker medis yang sudah terbukti ampuh menahan virus dan kuman. Masker yang paling efektif menahan partikel virus adalah jenis N99 atau N95. Kedua masker itu bisa dipakai sekitar 3 kali.

Setelah itu, ada masker medis bedah yang berwarna hijau. Masker medis jenis ini adalah pilihan yang cocok jika Anda merasa masker N99 dan N95 terlalu mahal. Namun, masker ini tidak bisa dipakai berulang kali, hanya sekali pakai saja.

Sedangkan untuk masker non medis, ada beberapa jenis bahan pelapis yang digunakan, mulai dari bahan kaos, tisu basah, kain lap dapur, kain sprei, hingga kain katun tahan air. Namun, berdasarkan penelitian dari Cambridge University, bahan lap dapur, kain katun campuran, dan linen dinilai paling efektif menahan partikel virus. Nah, itulah jenis-jenis masker yang ada di pasaran, Anda akan memilih yang mana?

2. Semprotan Hand Sanitizer dan Sabun

Biasanya di hotel atau tempat umum, telah disediakan semprotan hand sanitizer atau sabun. Tapi, Anda tetap harus membawa keduanya agar tetap higienis di manapun Anda berada. Jika Anda memiliki satu wadah saja, maka prioritaskan sabun daripada hand sanitizer.

Mengapa demikian? Karena sabun dinilai lebih efektif menghilangkan virus dan kuman, bahkan yang lebih berbahaya dari Covid-19. Hal itu dipaparkan oleh UCI Health dan The Centers for Disease and Prevention. Karena sabun efektif dalam menghancurkan membran permukaan bakteri dan virus. Cuci tangan dan kaki dengan sabun selama minimal 20 detik agar disinfektan pada sabun dapat membunuh kuman dan virus sepenuhnya.

Sedangkan jika sabun tidak tersedia dan Anda kepepet banget, maka Anda dapat membeli hand sanitizer dengan kadar alkohol 70% agar dapat melakukan pembersihan yang menyeluruh. Gosokkan tangan secara merata sampai kering setelah menggunakan hand sanitizer agar kuman dan virus dapat hilang sepenuhnya. Hanya saja, penggunaan hand sanitizer secara intens dapat membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah, karena alkohol yang terkandung di dalamnya. Jadi, Anda akan pilih yang mana? Sabun cair atau hand sanitizer?

3. Pelindung Wajah dan Penutup Kepala

Pelindung wajah atau face shield adalah alat ampuh selanjutnya untuk menangkal ilmu hitam, eh salah, virus Covid-19 saat berlibur. Face shield dapat mencegah partikel kecil agar tidak mengenai wajah karena terhalang material plastik. Selain itu, jangan lupa untuk menggabungkannya dengan penutup kepala agar menutupi seluruh area wajah dan kepala Anda.

Ada banyak model dan desain face shield yang ada di pasaran. Seperti contohnya face shield standar yang terikat di kepala, face shield anti embun yang terbuat dari mika polyethylene terephthalate (PET) serta tidak dapat memantulkan cahaya dan tidak dapat menimbulkan embun, atau face shield kaca tebal yang sering digunakan oleh tenaga medis yang ada penutup kepalanya.

Jika Anda menggunakan pelindung wajah yang tidak dilengkapi dengan penutup kepala, maka Anda dapat menggunakan penutup kepala jenis medis yang hanya untuk sekali pakai, atau jenis non medis yang dapat mudah Anda temui di pasaran, seperti topi jenis kupluk, baseball, fedora, atau mungkin bucket. Sehingga, wajah hingga kepala dapat tertutupi dari paparan bakteri dan virus.

4. Sarung Tangan

Jika Anda suka memegang-megang berbagai hal saat berlibur, seperti barang-barang di pusat oleh-oleh, meja dan kursi saat makan di restoran, atau mungkin menyentuh meja resepsionis hotel, Anda bakal perlu banget sama alat kelima yaitu sarung tangan.

Pada umumnya, sarung tangan terbagi menjadi jenis medis dan non medis. Yap. sama seperti masker. Untuk jenis medis, terbuat dari bahan lateks yang tidak mudah sobek, lentur, dan aman digunakan. Namun untuk jenis non medis lebih sering terbuat dari kain dan rajutan wol.

Kalau Anda kesusahan dan ribet mencari yang medis, pakai yang non medis juga boleh. Asalkan yang anti air (waterproof) dan tidak terlalu lama digunakan. Setelah penggunaan sekitar 4 jam, segera ganti dengan sarung tangan lainnya, lalu cuci sarung tangan yang kotor. Kemudian ketika menggunakan sarung tangan, jangan pernah menyentuh area wajah ya, terutama mata, hidung, dan mulut, agar virus dan bakteri yang ada di sarung tangan tidak menyebar melalui area wajah.

5. Tisu Antiseptik

Peralatan kelima yaitu tisu antiseptik, yang pasti sudah banyak beredar di toko-toko kesayangan Anda. Anda dapat menggunakan tisu itu untuk mengelap objek atau benda yang akan Anda gunakan seperti meja, kursi, dan lain-lain. Tisu antiseptik biasanya bersifat basah dan tidak cocok digunakan untuk mengeringkan tangan.

Maka dari itu, tisu kering juga wajib Anda bawa untuk mengeringkan tangan setelah dibilas air dan sabun. Selain itu, jika tisu antiseptik habis, Anda bisa menggunakan tisu kering yang telah disemprotkan hand sanitizer agar dapat mensterilkan benda-benda yang akan Anda sentuh.

6. Peralatan Pribadi

Poin terakhir pada daftar ini dan yang tidak kalah pentingnya adalah menggunakan peralatan pribadi saat liburan seperti sendok, garpu, tempat minum dan makan, serta alat ibadah. Pemerintah telah menganjurkan untuk menghindari pemakaian alat-alat yang telah sering disentuh orang lain dan belum terjamin kebersihannya.

Selain itu juga terdapat alat bantu kontak fisik dengan objek tertentu seperti gagang pintu, mesin ATM, atau mesin tiket parkir. Seperti apa bentuknya? Coba Anda cari di mesin telusur (search engine) dengan kata kunci Hygiene Hand Toolatau Corona Finger Extension, maka contoh alat bantu kontak fisik anti virus akan muncul. Alat itu cukup membantu sebagai pengganti jari, lho! Bentuknya juga lumayan lucu, dan unik untuk disimpan sebagai aksesoris. Penasaran ingin mencobanya?

Nah, itulah 6 alat anti Covid-19 yang wajib Anda bawa dan gunakan saat liburan. Apakah Anda telah memiliki alat-alat di atas? Atau telah menyiapkan daftarnya sebagai bawaan saat liburan nanti? Beritahu kami di kolom komentar, ya. Selamat berlibur dan tetaplah menjaga protokol kesehatan!