7 Manfaat Konsumsi Tempe, Lauk Asli Indonesia



Apa yang Anda bayangkan jika melihat tempe? Apakah lezat, sederhana, atau merakyat? Meskipun tempe terkesan sebagai lauk sederhana dan merakyat, tapi lauk asli Indonesia itu memiliki banyak manfaat yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, lho! Ada manfaat apa saja? Nah, kali ini kami akan membahas 7 manfaat tempe, lauk asli Indonesia. Tanpa menunggu lebih lama, cek daftar pertama di bawah ini!

1. Menurunkan Gula Darah

Apakah Anda tahu kalau tempe ternyata dapat menurunkan gula darah? Ya, tempe mengandung protein, vitamin, serat, dan indeks glikemik rendah yang sangat bagus untuk menurunkan kadar glukosa darah pada tubuh dan mencegah datangnya diabetes tipe 2.

Ada banyak penelitian yang dilakukan di Indonesia maupun luar negeri tentang pengaruh tempe terhadap kadar gula darah. Beberapa ada yang menguji langsung ke tikus yang terkena diabetes. Menurut hasil penelitian, tempe dapat memberikan efek hipoglikemik atau penurunan kadar gula darah. Karena tempe mengandung komponen bioaktif isoflavon yaitu genistein dan daidzein. Bahkan dari penelitian itu disimpulkan bahwa tempe berpengaruh positif terhadap penurunan gula darah dan kecepatan kesembuhan luka pada penderita diabetes.

2. Sumber Protein

Tempe merupakan salah satu lauk lezat yang mengandung protein tinggi. Setidaknya, dalam 85 gram tempe mengandung 15 gram protein. Selain itu, tempe juga mengandung banyak komponen penting selain protein, seperti vitamin dan mineral.

Bahkan menurut pendapat beberapa ahli gizi, tempe lebih padat nutrisi dibandingkan tahu. Jumlah kalori, protein, karbohidrat, lemak, dan serat dalam tempe juga lebih banyak ketimbang tahu. Sehingga selain lezat, tempe menjadi menu lauk sehat untuk kita semua. Anda dapat mengolah tempe dengan cara digoreng, ditumis, bahkan dicampurkan ke sayur lodeh.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Pada daftar yang ketiga, ternyata tempe dapat meningkatkan kekebalan tubuh, lho! Tempe merupakan lauk atau makanan yang dibuat dengan cara fermentasi, sehingga menjadi kategori makanan probiotik terfermentasi yang sangat ampuh untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Probiotik sangat ampuh untuk melindungi usus dari patogen seperti salmonella dan E.coli. Sehingga dapat membantu pencernaan melawan diare atau peradangan kronis. Selain itu, probiotik juga dapat memecah karbohidrat dan gula sehingga lebih mudah dicerna tubuh.

4. Sumber Vitamin B12

Tempe merupakan salah satu sumber protein nabati dan vitamin asli Indonesia. Uniknya, tempe mengandung vitamin B12 yang umumnya berasal dari protein hewani. Namun kandungan vitamin B12 itu hanya bisa didapat dari tempe yang diolah secara tradisional, yaitu merendam kedelai di dalam air hingga empuk dan kulit ari-ari kedelai terkelupas, lalu diberi ragi rhizopus. Jika dilakukan secara modern, maka hanya mengandung pro vitamin B12 saja, bukan vitamin B12.

Vitamin B12 memiliki bentuk aktif yaitu kobalamin yang berfungsi dalam sintesis DNA. Selain itu, vitamin B12 juga dapat meningkatkan suasana hati sehingga mengurangi gejala depresi, mencegah anemia, mencegah demensia, dan mencegah cacat lahir pada ibu hamil. Wah, banyak banget ya manfaatnya!

5. Menurunkan Kolesterol

Tempe terbuat dari kedelai yang mengandung isoflavon yang berperan penting dalam penurunan kadar kolesterol. Berdasarkan beberapa studi dan penelitian, terungkap bahwa isoflavon pada tempe ternyata mampu menurunkan kolesterol total dan LDL secara signifikan.

Menurut dr.Samuel Oetoro, Sp.GK, seorang ahli gizi, mengatakan bahwa tempe merupakan sumber protein yang mudah dicerna tubuh. Sehingga konsumsi tempe 150 gram setiap hari selama dua minggu terbukti menurunkan kolesterol dalam tubuh. Sehat dan enak ya!

6. Sumber Kalsium Mencegah Osteoporosis

Selain mengandung protein dan vitamin, ternyata tempe juga merupakan makanan sumber kalsium tinggi. Beberapa penelitian menyatakan bahwa kalsium yang terkandung dalam 4 potong tempe setara dengan satu gelas susu sapi. Karena 100 gram susu mengandung 125 miligram kalsium, dan di 100 gram tempe memiliki kandungan hingga 155 miligram kalsium. Sehingga jika Anda jenuh dengan susu, maka tempe menjadi alternatif sehat untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian Anda.

Tentu saja, kandungan kalsium pada tempe, ditambah protein dan isoflavon adalah pilihan yang efektif untuk meningkatkan kesehatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis pada manula. Jadi, langsung saja beli tempe di pasar atau supermarket, ya!

7. Mengandung Antioksidan Penangkal Radikal Bebas

Nah, daftar terakhir adalah tempe mengandung antioksidan dalam bentuk isoflavon. Sehingga kandungan antioksidan pada isoflavon berperan penting dalam menangkal radikal bebas. Menurut beberapa penelitian, isoflavon pada tempe adalah antioksidan faktor II yang memiliki sifat antioksidan kuat yang muncul saat terjadi proses fermentasi kedelai pada tempe melalui bakteri micrococcus luteus dan corynebacterium. Sehingga kandungan antioksidan itu dapat menangkal radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh manusia.

Radikal bebas bersumber dari beberapa hal seperti asap rokok, minuman keras, makanan dan air yang terkontaminasi racun, radiasi x-ray, dan ozon. Radikal bebas yang berlebihan pada tubuh dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya seperti gangguan pernapasan, stroke, jantung, kanker, dan penuaan dini. Sehingga kandungan antioksidan pada makanan seperti tempe sangat penting untuk dikonsumsi agar menangkal radikal bebas.

Nah, itulah 7 manfaat mengonsumsi tempe, lauk asli Indonesia. Hebatnya lagi, tempe ternyata diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia, lho! Wah, bangga banget deh sama lauk asli Indonesia ini. Selain enak, tempe juga menjadi pilihan yang tepat untuk kita yang ingin hidup sehat. Nah, apakah Anda memiliki informasi lain seputar tempe? Jika ada, beri tahu kami di kolom komentar, ya.