6 Tips Penting Menjaga Kesehatan Mata Yang Harus Anda Ketahui



Mata yang sehat adalah idaman semua orang, tidak perlu memakai kacamata, dapat melihat dari kejauhan dengan mudah, sehingga nyaman memandang orang-orang tercinta. Maka dari itu, kesehatan mata sangat penting untuk dijaga. Lalu bagaimana cara meningkatkan kesehatan mata? Kali ini kami akan berbagi 6 tips untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan mata. Tanpa menunggu lebih lama lagi, check it out below.

1. Konsumsi makanan yang tepat

Nutrisi dalam makanan berperan penting dalam menjaga kesehatan mata Anda. Tentu saja, jika Anda sembarangan mengonsumsi makanan, maka kesehatan tubuh dan mata Anda menjadi kurang terjaga. So, ada beberapa jenis makanan yang dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan mata. Apa saja?

Yang pertama adalah makanan yang mengandung vitamin A. Perlu Anda ketahui bahwa vitamin A dapat mencegah pembentukan radikal bebas yang sangat berbahaya bagi sel retina dan lensa mata. Selain itu, vitamin A juga dapat mencegah penyakit katarak dan degenerasi makula. Anda dapat menemukan vitamin A di wortel, alpukat, tomat, atau pepaya.

Kemudian yang kedua, Anda sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 dari salmon, halibut, atau tuna. Nutrisi ini sangat baik untuk melindungi saluran air mata, lensa mata, dan mencegah katarak. Dan poin terakhir adalah mengonsumsi sayuran hijau dan asupan antioksidan tinggi. Sayuran hijau seperti bayam, selada, atau brokoli mengandung lutein dan zeaxanthin yang mengurangi resiko terjadi gangguan di pusat retina. Sedangkan antioksidan berfungsi mirip dengan vitamin A yaitu memperbaiki kerusakan radikal bebas dalam tubuh dan mata. Sedangkan makanan yang mengandung antioksidan tinggi adalah berry, ceri, atau plum.

2. Hindari kontak cahaya terlalu terang dalam waktu lama

Jika Anda gemar menonton TV dalam waktu lama, atau dalam kondisi gelap sehingga terjadi kontak cahaya terlalu terang, maka Anda harus menghentikannya secepat mungkin karena tidak baik untuk kesehatan mata. Memangnya apa yang terjadi jika hal itu dilakukan terus-menerus? Well, mata Anda akan stres dan lelah. Akibatnya, mata Anda akan terasa kering, gatal, perih, nyeri, berair, panas, sensitif dengan cahaya, dan yang lebih parah adalah terjadi penglihatan ganda (buram).

Lalu bagaimana solusinya? Sebenarnya tidak terlalu susah. Anda cukup melakukan rileksasi mata agar tidak mudah stres dan lelah. Anda dapat mengalihkan pandangan setiap 20 menit ke objek lain yang berjarak cukup jauh, dan tatap selama 20 detik, kemudian lanjutkan pekerjaan Anda. Sedangkan dalam 2 jam sekali, istirahatkan mata Anda selama 15 menit saja. Dengan begitu, mata Anda akan menjadi lebih rileks dan tenang.

Solusi lainnya adalah mengatur pencahayaan ruangan Anda. Atur brightness pada TV, laptop, atau smartphone Anda agar tidak terlalu terang atau terlalu redup dari cahaya ruangan. Karena mata Anda akan bekerja lebih keras sehingga menjadi cepat stres. Selain itu Anda juga bisa menambahkan filter layar agar tidak terpapar sinar biru yang diproduksi layar buatan sehingga membuat mata cepat stres.

3. Hindari penggunaan lensa kontak

Sebaiknya Anda menghindari penggunaan lensa kontak atau soft-lens karena rentan terkena beberapa gangguan pada mata seperti abrasi kornea di mana kornea mata tergores sehingga menimbulkan rasa sakit. Jika hal itu tidak segera diobati, maka akan beresiko terjadi penurunan penglihatan permanen. Selain itu, Anda juga beresiko terkena gangguan mata merah, mata cepat kering, dan peradangan kornea mata.

Jika Anda sudah terlanjur terbiasa memakai lensa kontak, maka Anda harus memperhatikan betul-betul metode penggunaan dan perawatannya yang tepat. Jangan gunakan lensa kontak saat tidur, jaga kebersihan lensa kontak menggunakan larutan khusus sesuai instruksi dokter, ikuti instruksi perawatan soft-lens sesuai petunjuk kemasan, dan rajin membersihkan tempat penyimpanan lensa kontak.

Yang perlu Anda perhatikan adalah jika terjadi gangguan pada mata setelah menggunakan lensa kontak, maka sebaiknya Anda berhenti menggunakannya. Gantilah menggunakan kacamata sesuai kebutuhan Anda.

4. Lindungi mata dari debu

Sebaiknya debu atau benda asing yang masuk ke mata tidak boleh Anda remehkan, karena jika Anda tidak tahu cara mengeluarkannya dengan tepat, maka beresiko terjadi iritasi mata dan melukai kornea mata. Maka jika mata Anda kemasukan benda asing seperti pasir, debu, atau serangga, maka minta pertolongan orang lain untuk meniup mata.

Jika belum berhasil, kedipkan mata berulang-kali hingga mengeluarkan air mata. Jika cara tersebut masih gagal, siapkan baskom, isi air, dan celupkan wajah Anda ke dalam baskom. Buka-tutup mata Anda berkali-kali hingga beberapa detik. Setelah itu kemungkinan besar benda asing di dalam mata Anda akan luruh.

Jadi sebaiknya lindungi mata Anda dari debu atau partikel asing yang dapat bersarang di mata. Jika Anda berada di tempat yang penuh dengan partikel asing, gunakan kacamata anti debu yang biasanya digunakan kontraktor saat berada di gedung proyek. Atau jika Anda sedang berkendara, gunakan helm dengan penutup kaca full-face sehingga aman dari terjangan debu dan partikel asing lainnya.

5. Rutin berolahraga mencegah kerusakan mata

Jika Anda ingin merawat mata dalam jangka panjang, maka rutin berolahraga adalah solusi penting untuk mencegah kerusakan mata. Tidak hanya itu saja, olahraga juga dapat menyehatkan badan dan menghindari berbagai jenis penyakit ringan hingga mematikan. Lalu, apa hubungannya olahraga dengan mencegah kerusakan mata?

Dengan berolahraga, resiko terkena penyakit diabetes tipe 2 menjadi sangat kecil. Penyakit tersebut dapat menyebabkan beberapa gejala dan komplikasi, salah satunya gangguan penglihatan. Maka cara paling ampuh untuk mencegahnya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga. Selain itu, ada juga lho olahraga mata yang sangat berguna untuk mencegah minus bertambah. Bagaimana caranya?

Pada umumnya ada 3 cara atau jenis olahraga mata yang bisa Anda lakukan. Yang pertama adalah olahraga gerakan mata dengan memvisualisasikan angka 8. Anda harus menatap lurus ke lantai dan tandai 1 titik di lantai yang akan menjadi titik fokus. Kemudian gerakkan mata Anda membentuk pola angka 8 dan lakukan selama 30 detik. Cara kedua adalah fokus pada objek tertentu seperti pensil atau jari. Cukup gerakkan objek tersebut ke kiri dan kanan sembari mata Anda fokus ke objek tersebut. Tetap fokus dan jangan menoleh, lakukan sebanyak 3 kali.

Dan cara terakhir adalah fokus ke jarak dekat dan jauh. Caranya cukup mudah, letakkan objek apapun dengan jarak 25 cm dan 50 cm dari mata. Fokuslah pada objek berjarak 25 cm selama 15 detik, setelah itu gantian fokus ke objek berjarak 50 cm selama 15 detik. Lakukan selama 3 sampai 5 kali. Tertarik untuk mencobanya?

6. Merawat mata dengan lakukan pemeriksaan rutin

Tips terakhir dari kami untuk menjaga kesehatan mata adalah melakukan pemeriksaan rutin. Meskipun terdengar sepele, namun pemeriksaan rutin sangat penting untuk kesehatan mata, karena Anda akan mengetahui kondisi mata Anda saat itu serta dapat mengatasi gangguan mata lebih awal jika muncul indikasi penyakit mata tertentu saat diperiksa.

Lalu seberapa sering kita harus periksa mata? Hal itu tergantung dari usia. Lakukan minimal 1 kali periksa mata saat berusia kurang dari 3 tahun. Lalu periksakan 1 kali lagi saat rentang usia 3-5 tahun. Saat masuk sekolah, konsultasikan kepada dokter jadwal periksa yang direkomendasikan. Namun biasanya minimal 1-2 kali setahun. Sedangkan saat dewasa, minimal 2 kali setahun. Jika muncul kondisi tertentu seperti menggunakan kacamata, diabetes, riwayat glaukoma, hipertensi, dan lainnya, maka dokter akan menyarankan pemeriksaan rutin lebih sering dari sebelumnya.