Inilah 6 Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Berani Mendakinya?



Indonesia mempunyai lanskap yang indah dan diakui dunia. Wajar saja jika banyak turis asing yang ketagihan akan berbagai pesona alamnya, termasuk rangkaian pegunungannya yang indah. Nah, kali ini kami akan berbagi tentang 6 gunung tertinggi di Indonesia. Apa Anda pernah mendaki salah satunya? Bisa jadi Anda akan mendadak membuat rencana kesana setelah membaca ini. Tak percaya? Langsung saja ke daftar pertama kita!

1. Puncak Jaya

Pada daftar pertama ada gunung tertinggi di Indonesia yang bernama Puncak Jaya atau Cartensz Pyramid. Gunung yang dinobatkan sebagai salah satu dari 7 puncak dunia (Seven Summits) ini berlokasi di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua, Indonesia. Puncak gunung ini memiliki ketinggian 4.884 meter dari permukaan laut.

Uniknya, di Puncak Jaya terdapat gletser atau padang salju satu-satunya di Indonesia. Anda juga dapat menemukan gletser di bagian lereng gunung. Namun sayangnya, padang salju itu terancam hilang karena pemanasan global. Banyak ahli geologi memperkirakan salju di Puncak Jaya akan menghilang pada tahun 2020.

Selain itu, telah ada beberapa ekspedisi yang terkenal untuk menelusuri wilayah Carstensz ini, salah satunya diprakarsai oleh penjelajah legendaris Anton Colijn, geolog Jean Jacques Dozy, dan pilot Belanda Fritz Julius Wissel. Selain itu juga ada kelompok pendaki asal Austria yang mencoba menaklukkan Puncak Jaya.

Jika ingin mendaki Puncak Jaya, maka Anda harus menyiapkan dana sekitar 50 juta Rupiah. Wajar saja, karena peralatan yang harus disewa relatif mahal. Tantangan lainnya, rute pendakian Puncak Jaya juga tidaklah mudah, seperti harus melewati serangkaian lembah, lereng, dan tebing vertikal. Sebaiknya Anda pikirkan matang-matang dulu sebelum mendaki Puncak Jaya, ya?

2. Puncak Mandala

Daftar gunung tertinggi kedua di Indonesia jatuh pada Puncak Mandala dengan ketinggian 4.760 meter dari permukaan laut. Gunung ini berada di Kabupaten Bintang, Provinsi Papua, dan dekat dengan perbatasan Papua Nugini. Pada masa penjajahan Belanda, gunung ini dikenal sebagai Julianatop atau Puncak Juliana.

Mirip dengan Puncak Jaya, dulu di Puncak Mandala terdapat gletser, tapi telah menghilang karena pemanasan global. Namun, cuaca dan temperatur di gunung ini masih terbilang sangat dingin dan ekstrim. Hanya sedikit pendaki yang berhasil menaklukkan gunung ini. Kelompok pendaki pertama yang berhasil sampai puncak adalah orang-orang asal Belanda yaitu Herman Verstappen, Arthur Escher, Max Tissing, Jan de Wjin, dan Piet ter Laag pada tanggal 9 September 1959.

Lalu pada tahun 1990, 2 orang sahabat bernama Bruce Parry dan Mark Anstice juga berhasil mencapai puncak dari rute selatan. Sejauh ini, belum ada lagi lagi orang yang bisa menaklukkan Puncak Mandala karena medannya yang seram dan cuacanya yang ekstrim. Apakah Anda tertarik mencapai Puncak Mandala?

3. Puncak Trikora

Pada daftar ketiga adalah gunung dengan ketinggian 4.751 meter dari permukaan laut, yang bernama Puncak Trikora. Sama dengan Puncak Jaya dan Mandala, Puncak Trikora yang merupakan akronim dari Tri Komando Rakyat ini berada di Provinsi Papua, dan memiliki gletser yang menyelimuti datarannya.

Jalur pendakian bisa diakses dari Wamena dan merupakan jalur panjat. Beberapa pendaki yang berhasil menaklukkan Puncak Trikora adalah H.A Lorentz, Herderschee, Hubrecht, dan Versteeg pada tahun 1913. Sedangkan pada tanggal 27 Januari 2013, tim pendaki asal Universitas Indonesia berhasil membuka jalur baru menuju Puncak Trikora.

Meskipun biaya akomodasi dan sarana cukup mahal dengan jalur pendakian yang cukup berat, tapi keindahan alam di sana tiada duanya, salah satunya ialah keberadaan danau tertinggi di Indonesia yang bernama Habema. Danau itu berada di ketinggian 3.200 meter dari permukaan laut, sehingga sering dijuluki danau di atas awan. Pemandangan di danau itu sangat mempesona. Anda akan disambut oleh burung cendrawasih dan hamparan padang rumput di sekitar danau. Namun hati-hati kalau berenang di danau ini, karena suhunya bisa mencapai nol derajat di malam hari.

4. Puncak Ngga Pilimsit

Gunung selanjutnya masih berada di Papua. Tepatnya di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua, Indonesia. Wah, Papua memang memiliki banyak gunung tinggi, ya! Nah, nama lain dari Puncak Ngga Pilimsit adalah Gunung Idenburg, yang diambil dari nama Gubernur Hindia Belanda tahun 1909-1916 bernama Alexander Willem Frederik Idenburg.

Puncak Ngga Pilimsit memiliki ketinggian 4.717 meter dari permukaan laut dan masih termasuk dalam jajaran pegunungan Maoke. Daya tarik gunung ini ialah terdapatnya danau cantik dengan warna air hijau tua. Namun pada musim kemarau, danau itu akan mengering dan menyisakan tumbuhan ganggang saja. Tim ekspedisi yang berhasil mencapai puncak pertama kali adalah Heinrich Harrer dan Philip Temple. Tertarik untuk mendakinya?

5. Gunung Kerinci

Setelah posisi 1 sampai 4 dikuasai gunung-gunung di Papua, maka untuk posisi ke-5 diraih oleh gunung yang berada di Sumatra, yaitu Gunung Kerinci. Meskipun begitu, gunung ini masih termasuk gunung berapi tertinggi di Indonesia, dan puncak tertinggi di luar Papua. Anda dapat menemukannya di perbatasan Sumatra Barat dan Jambi, di Pegunungan Bukit Barisan, sekitar 130 kilometer sebelah selatan dari Padang.

Gunung Kerinci berada di ketinggian 3.805 meter dari permukaan laut. Di area gunung ini terdapat banyak tumbuhan unik seperti Raflesia Arnoldi, Amorphophallus Titanum, Cemara, dan beberapa jenis mahoni. Selain itu, Anda juga dapat menemukan kawah yang sangat indah seluas 400 x 120 meter, yang penuh terisi air berwarna hijau. Jika Anda tertarik mendakinya, maka Anda harus mempersiapkan bekal dan peralatan untuk 2 hari. Dan waspadalah pada cuaca di gunung tersebut. Jika kondisi cuaca tidak bersahabat, sebaiknya Anda menunda pendakian.

6. Gunung Rinjani

Jika pada daftar pertama sampai kelima terlalu tinggi buat Anda, maka gunung pada daftar terakhir dapat menjadi referensi yang bagus. Ya, Gunung Rinjani yang berada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu gunung terfavorit pendaki Indonesia karena pesona alamnya yang menakjubkan seperti Segara Anak, danau kawah Gunung Rinjani seluas 11 juta meter persegi dengan kedalaman 230 meter. Air terjun di danau ini juga terlihat sangat indah, jatuh menuju jurang yang curam.

Gunung Rinjani memiliki tinggi 3.726 meter dari permukaan laut dan termasuk gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia. Ada 4 jalur pendakian resmi untuk mencapai di Puncak Anjani, yaitu Sembalun, Senaru, Aik Berik, dan Timbanuh. Namun kebanyakan pendaki memulai perjalanan dari Sembalun dan berakhir di Senaru.

Bagaimana, Anda mulai tertarik menjelajahi gunung-gunung yang ada di daftar ini? Sabar ya sampai pandemi ini benar-benar berakhir, supaya perjalanan Anda nantinya lancar dan benar-benar memuaskan rasa ingin tahu Anda. Hal terakhir dan yang terpenting, jangan lupa tetap menjaga kesehatan!