6 Tips Berlibur Saat COVID-19 Melanda



Punya hobi liburan tapi COVID-19 telah melanda? Bikin dilema banget, ya. Karena pasti kita bingung banget mau melanjutkan rencana liburan atau tidak. Jika diteruskan, takutnya kena COVID-19, tapi kalau tidak, rencana dan persiapan liburan dari jauh-jauh hari jadi berantakan, tiket pesawat hangus, pemesanan kamar hotel jadi sia-sia, atau bahkan reservasi di restoran yang romantis terpaksa batal.

Namun, sebenarnya solusinya cukup sederhana, jangan sampai Anda terpapar COVID-19 saat liburan. Bagaimana caranya? Tidak susah, cukup ikuti 6 tips berlibur saat COVID-19 melanda berikut ini.

1. Pastikan Tubuh Dalam Keadaan Sehat

Liburan sebenarnya sebuah cara yang sangat ampuh untuk menyegarkan pikiran dan melepas stres. Sehingga resiko terkena gangguan psikis semakin berkurang. Namun, agar Anda dapat berlibur dengan tenang, maka sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu bahwa tubuh dalam keadaan sehat. Apalagi jika Anda merencanakan liburan ke tempat yang cukup jauh, maka Anda sebaiknya check-up ke dokter sebelum berangkat untuk memastikan kalau Anda benar-benar sehat.

Karena jika Anda berlibur dalam kondisi tubuh yang tidak sehat, maka resiko tertular virus akan semakin besar, termasuk COVID-19. Ini dikarenakan imunitas dan kekebalan tubuh yang rendah membuat virus gampang masuk dan bersarang di tubuh. Lalu, bagaimana cara meningkatkan dua hal itu?

Cara pertama yang sederhana tapi butuh konsistensi adalah olahraga. Karena dengan berolahraga, maka metabolisme tubuh terjaga dengan sangat baik. Lakukan jogging ringan selama 20 hingga 30 menit sebanyak 3 kali seminggu. Dengan begitu tubuh akan memproduksi leukosit yang cukup, yang berfungsi untuk memusnahkan bakteri yang masuk ke dalam tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh dan antibodi. Luar biasa bukan?

Cara kedua yang tidak kalah penting adalah menjaga asupan nutrisi dengan baik, agar daya tahan tubuh meningkat. Kombinasikan sumber nutrisi makro dan mikro agar mendapatkan nutrisi yang maksimal. Nutrisi makro didapat dari karbohidrat, protein, dan lemak, sedangkan nutrisi mikro didapat dari vitamin dan mineral.

Cara lainnya untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh adalah tidur yang cukup, tidak merokok dan minum minuman keras, serta menjaga kebersihan lingkungan. Intinya, sehat dulu baru liburan, setuju?

2. Selalu Mentaati Protokol Kesehatan

Protokol kesehatan dibuat agar resiko tertular COVID-19 semakin kecil. Sehingga, alangkah baiknya jika Anda selalu mentaati protokol kesehatan saat liburan. Jika Anda lupa-lupa-ingat dengan aturannya, kami akan berbagi protokolnya di bawah ini.

Yang pertama adalah gunakan alat perlindungan diri selengkap mungkin seperti masker yang sesuai standar SNI (Standar Nasional Indonesia), sarung tangan, pelindung wajah, dan sepatu di manapun Anda berada. Kemudian, jangan lupa untuk menjaga jarak, cuci tangan sebelum dan sesudah makan, mandi saat tiba di penginapan, dan hindari menyentuh area wajah sebelum seluruh tubuh benar-benar bersih.

Yang tidak kalah pentingnya lagi adalah pastikan tujuan liburan Anda aman untuk dikunjungi. Cara mengetahuinya adalah dari kategori Zona daerah tersebut, yang ditentukan dari tingkat penularan Covid di daerah tersebut.

Terdapat 5 macam Zona, yaitu Hijau, Kuning, Oranye, Merah dan Hitam. Zona Hijau menandakan resiko penularan yang masih sangat kecil. Sedangkan Kuning artinya ada kasus penularan terbaru, tapi jumlahnya hanya sedikit.

Lalu Oranye menandakan kasus penularan sudah relatif banyak, sehingga dipastikan lebih beresiko tertular dibandingkan Zona Kuning. Kemudian Merah artinya terjadi penularan yang sangat cepat dan banyak. Dan terakhir adalah Zona Hitam yang sebenarnya adalah kategori tidak resmi dari pemerintah, namun kerap digunakan untuk lokasi yang penularannya paling masif dan mengancam kehidupan penduduk setempat, melebihi Zona Merah.

So, kenali juga ya kategori Zona di lokasi tujuan liburan Anda. Sebaiknya, hindari area-area dengan Zona Merah dan Hitam, oke?

3. Gunakan Kendaraan Pribadi atau KendaraanSewa

Transportasi menjadi faktor penting saat berlibur. Anda dapat memilih jenis transportasi yang dapat digunakan seperti kereta api, kapal, pesawat, bus, mobil, atau sepeda motor. Namun, agar aman dari penularan virus COVID-19, kami menyarankan agar Anda tidak menggunakan transportasi umum. Pilihlah kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan agar terhindar dari kerumunan orang.

Jika Anda punya mobil atau sepeda motor, gunakan saja sebagai sarana transportasi selama liburan. Karena kebersihannya sangat terjaga dan tidak ada orang asing di sekitar Anda, sehingga kemungkinan penularan COVID-19 menjadi minim. Namun jika lokasi liburan Anda sangat jauh, maka Anda dapat menyewa kendaraan sendiri setelah tiba di lokasi. Contohnya jika Anda berlibur ke Bali, setelah tiba di Bali menggunakan pesawat, Anda bisa menyewa mobil untuk berkeliling.

Lho, memangnya apa yang salah dengan transportasi umum? Sebenarnya tidak ada yang salah. Namun karena COVID-19 sangat mudah menyebar, maka kita lebih baik menghindari transportasi umum sebisa mungkin supaya bisa menjaga jarak dan menjauh dari kerumunan. Setuju, kan?

4. Hindari TempatWisata Dengan KerumunanOrang

Memang asyik kalau mengunjungi lokasi wisata yang ramai, karena bisa sekalian cuci mata dan dapet kenalan baru. Tapi kalau lagi musim COVID-19 gini, bakal sangat beresiko tertular COVID-19. Maka dari itu, jauh-jauh hari sebelum Anda berangkat liburan, Anda harus mengecek lokasi wisata mana yang jauh dari keramaian, namun sangat layak untuk dikunjungi.

Kami menyarankan Anda untuk berkunjung ke obyek wisata alam yang sepi, misalkan pantai yang menawarkan pesona indah namun belum banyak diketahui umum, atau mungkin gunung yang jarang terjamah para pendaki. Di setiap kota wisata pasti ada kok lokasi-lokasi tersebut.

Alternatif lainnya adalah staycation di hotel. Pilih hotel atau resort yang menyediakan kamar eksklusif dengan fasilitas ciamik seperti Amarta Hills Hotel and Resort di Malang, GH Universal Hotel di Bandung, atau Aura House di Bali. Coba deh staycation, sekali nyoba bisa ketagihan, apalagi bareng keluarga tercinta.

5. Lebih Menjaga Kebersihan Pribadi

Kami yakin jika Anda tidak akan mampu mengendalikan sepenuhnya kebersihan makanan atau penginapan yang Anda singgahi saat berwisata, karena keterbatasan waktu dan tenaga. Sehingga sebaiknya Anda menggunakan peralatan makan dan mandi sendiri, yang telah Anda bawa dari rumah. Hal itu sangat penting untuk menjaga kebersihan tubuh dan mengurangi resiko penyebaran COVID-19.

Lebih bagus lagi jika Anda membungkus makanan yang dipesan dan memasaknya lagi di penginapan. Sehingga, Anda dapat lebih yakin dengan tingkat kematangan dan kebersihan makanan tersebut. Begitupun dengan kamar hotel. Sebaiknya Anda meminta pihak hotel untuk menyemprotkan disinfektan secara berkala untuk membunuh virus.

6. Perhatikan Kebersihan Makanan

Poin terakhir adalah memperhatikan kebersihan makanan saat liburan. Meskipun Anda sudah membawa peralatan makanan sendiri dan memasak makanan kembali saat tiba di penginapan, namun alangkah baiknya jika Anda memperhatikan kebersihan makanan yang dibeli.

Sebagai contoh, ada 2 rumah makan di dekat hotel. Yang satu, penjualnya meracik makanan menggunakan tangan yang juga digunakan untuk menerima uang, dan tidak memakai masker. Lalu rumah makan satunya, penjualnya meracik makanan menggunakan sarung tangan plastik, serta memakai masker, dan ada pegawai kasir yang menerima uang. Anda akan pilih restoran yang mana?

Pasti Anda akan memilih restoran kedua yang menjaga betul kebersihan makanannya. Bahkan, Anda dapat membuat daftar centang pribadi tentang kriteria restoran higienis. Jika setelah diamati restoran tujuan Anda memenuhi kriteria tersebut, maka barulah Anda dapat membeli makanan di situ.

Nah, itulah 6 tips agar liburan Anda semakin menyenangkan dan terhindar dari penularan COVID-19. Dari 6 tips tersebut, mana yang sudah pernah Anda lakukan? Atau mungkin Anda punya tips lainnya? Jika iya, jangan ragu untuk membagikannya di kolom komentar, ya!