6 Cara Efektif Untuk Mengatasi Rambut Rusak



Rambut rusak akibat sering terpapar sinar matahari, atau karena sering gonta ganti warna cat rambut, benar-benar membuat stres dan depresi. Apalagi kalau sudah bertemu dengan teman atau gebetan, duh, malu banget deh kalau rambutnya rusak dan bercabang. Tenang saja, kali ini kami akan membahas tentang 6 cara efektif mengatasi rambut rusak. Cek selengkapnya di bawah ini!

1. Gunakan Masker Rambut

Tahukah Anda bahwa tidak hanya wajah saja yang membutuhkan masker, rambut juga membutuhkannya untuk menjaga kelembapan rambut. Karenanya Anda wajib menggunakan masker rambut jika memiliki rambut yang rusak dan bercabang.

Sebenarnya, masker rambut instan sudah tersedia dalam berbagai merek dan banyak dijual di toko kecantikan yang dapat dengan mudah Anda gunakan saat di rumah saja. Namun jika Anda ingin lebih berhemat, maka Anda dapat membuat sendiri masker rambut dari bahan alami, mudah banget kok caranya!

Salah satu bahan alami yang dapat Anda gunakan adalah telur. Meskipun aromanya tidak begitu enak, tapi telur memiliki manfaat yang positif untuk rambut, karena kandungan protein, sulfur, dan fosfor di dalamnya mampu mengatasi kerusakan rambut.

Caranya cukup mudah, cukup campurkan putih telur dengan madu, dan minyak zaitun. Kemudian oleskan ramuan masker ini pada rambut dan diamkan selama 20 menit. Setelah itu bilas dengan air hangat. Lakukan 2 hingga 3 kali seminggu agar mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Keramas Seperlunya

Keramas setiap hari sepertinya sering dilakukan oleh orang-orang di masa pandemi COVID-19. Karena setelah bepergian ke luar rumah, rasanya tidak tenang jika tidak mandi dan keramas agar bersih dari virus. Tapi keramas setiap hari juga tidak terlalu disarankan untuk kesehatan rambut. Duh, kalau tidak keramas takutnya ada virus di rambut, tapi kalau keramas takutnya rambut malah rusak, lalu bagaimana solusinya?

Jika memang harus keramas setiap hari karena sering bepergian, maka Anda harus tetap menjaga kelembapan rambut dengan memberikan kondisioner setelah keramas. Selain itu Anda juga tidak boleh menggosok rambut saat keramas, tapi cukup menggosok kulit kepala dengan lembut. Selain itu, jika Anda tidak bepergian setiap hari, atau bekerja di rumah, maka Anda tidak perlu keramas setiap hari. Cukup 2 – 3 kali seminggu saja.

3. Gunakan Sampo yang Sesuai

Poin nomor 3 masih berhubungan dengan nomor 2, yaitu keramas seperlunya. Jika Anda memang terpaksa keramas setiap hari, maka Anda juga perlu memperhatikan jenis atau kategori sampo yang cocok untuk rambut. Apalagi jika rambut Anda bercabang dan rusak, dimana sampo yang sesuai dapat berperan penting untuk memulihkan kondisi tersebut.

Biasanya, rambut rusak dan bercabang disebabkan oleh kondisinya yang kering. Sehingga langkah yang paling penting adalah memilih sampo jenis moisturizing atau yang mengandung pelembap. Hal itu sangat penting untuk meningkatkan kelembapan rambut, sehingga ia tidak akan kering lagi. Selain itu, Anda juga dapat memilih sampo yang diformulasikan khusus untuk rambut kering dan bercabang. Meskipun agak mahal, tapi sangat bermanfaat untuk kesehatan rambut Anda. Selamat mencoba!

4. Rutin Trimming Rambut

Anda pernah mendengar istilah trimming rambut? Jika belum, tenang saja, akan kami jelaskan terlebih dahulu. Trimming rambut adalah memotong ujung rambut sekitar 1 hingga 2 sentimeter. Hal itu sering dilakukan oleh hair stylist untuk memberikan treatment atau perawatan untuk rambut yang bercabang dan pecah, tanpa mengubah style rambut.

Jika Anda tidak ingin mengeluarkan uang untuk trimming di salon, maka Anda dapat mempelajarinya secara otodidak di kanal-kanal YouTube, atau belajar ke tukang potong rambut di dekat rumah Anda. Namun, jika Anda memang ingin trimming rambut secara rutin di salon, that’s okay too. Yang penting, jika Anda memiliki masalah rambut bercabang, trimming rambut secara rutin setiap 2 hingga 3 bulan sekali akan menjadi solusi yang tepat untuk mengatasinya.

5. Kurangi Paparan PanasPada Rambut

Selain karena zat kimia, rambut seringkali rusak karena terpapar panas dari sinar matahari atau peralatan penata rambut. Apalagi jika Anda sering menggunakan peralatan tersebut sehari-hari. Solusi paling efektif adalah mengurangi pemakaian alat rambut yang memancarkan panas. Namun jika memang membutuhkan pemakaian alat itu secara rutin, Anda dapat menggunakan minyak kelapa yang mampu memberikan hidrasi yang dibutuhkan rambut. Minyak kelapa juga sangat ampuh untuk melindungi rambut dari paparan suhu tinggi, termasuk juga yang berasal dari sinar matahari.

Selain itu, Anda juga wajib menggunakan serum atau heat protector sebelum memakai hair dryer atau alat rambut pemancar panas lainnya. Dengan begitu, resiko rusaknya rambut akibat terkena panas dari alat penata rambut dapat diminimalisir. Apa Anda ingin rambut Anda rusak karena alat-alat itu?

6. Gunakan Vitamin dan Kondisioner

Seperti yang pernah kami jelaskan sebelumnya, jika Anda harus keramas setiap hari di era pandemi COVID-19 ini, maka Anda wajib menggunakan kondisioner untuk melembapkan rambut. Agar pemakaian kondisioner menjadi maksimal, maka gunakanlah mulai dari bagian tengah hingga ke ujung rambut, kemudian diamkan selama beberapa menit agar kondisioner meresap dengan sempurna. Lalu bilas dengan air bersuhu normal atau air hangat.

Selain kondisioner, Anda juga dapat menggunakan vitamin untuk mengatasi rambut rusak dan bercabang. Vitamin yang dibutuhkan adalah vitamin A, vitamin C, zat besi, dan biotin. Ada beberapa produk perawatan rambut yang mengandung vitamin penting, Anda dapat memilih produk yang sesuai dan digunakan dalam keadaan rambut masih setengah kering, atau sebelum tidur. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin yang kami sebutkan di atas seperti jambu, salmon, telur, atau pisang, juga sangat membantu menjaga kesehatan rambut dari dalam.

Itulah 6 cara efektif untuk mengatasi rambut rusak dan bercabang. Apakah Anda memiliki masalah rambut rusak dan sudah mencoba cara-cara di atas? Atau Anda memiliki cara lain untuk memulihkan rambut yang rusak?